Rabu, 02 Maret 2016

games komunikasi efektif



Games komunikasi efektif 

Games kata berantai jadi dalam games ini anda harus melakukan suatu kegiatan bagaimana mampu dalam mengkomunikasikan secara efektif saat games ini dimulai agar anda mampu mengetahui sampai dimana kemampuan komunikasi anda terhadap kelompok sendiri untuk diterima dengan mudah. Dalam games ini anda harus memiliki sebuah keberanian dan ketegasan dalam berbicara kepada kelompok anda supaya dapat didengar apa yang anda bicarakan kepadanya. Dalam games ini dapat dilakukan minimal 5 orang dalam satu kelompok dan aturan pelaksanaan games ini harus dibuat membentuk lingkaran besar sebenarnya sesuai dengan orang yang mengikuti games kata berantai ini, kenapa dibuat lingkaran kenapa tidak kotak karena untuk kelompok anda mengetahui informasi apa yang anda sampaikan secara komunikasi yang efektif. Cara bermain dalam games ini adalah menggunakan benda yang menjadi objek pembicaraan dan dalam kelompok anda ada yang harus menjad starter games ini, jadi siapa yang berani berbicara duluan dialah yang menjadi starter. 

Games spidol pemutar music. Jadi dalam games ini dilakukan di dalam ruangan semakin banyak anggota yang bermain dalam games ini semakin menjadi seru apalagi fasilitator memberikan sebuah pertanyaan yang unik dan aneh tetapi harus disesuaikan topic apa yang dibicarakan sebelumnya dengan fasilitator jadi harus bersangkutan antara materi yang dibawakan dengan gamesnya dan harus disertai dengan lagu dalam games ini pada saat start. Setelah itu fasilitator memberikan contoh kepada peserta. Jadi spidolnya dibuka terlebih dahulu dan ditutup sekenceng-kencengnya sampai tidak bisa dilepas jika sudah diberikan peserta, jika peserta bisa buka-tutup spidol itu dengan baik maka ditutup kembali sambil diketuk kemeja supaya tidak bisa dibuka oleh perserta lainnya sampai music itu berhenti dan ada pertanyaan diberikan yang dibuat fasilitator dalam bentuk powerpoint, peserta yang masih memegang spidol dan tidak bisa membukanya harus menjawab pertanyaan tersebut dengan benar dan apabila menjawabnya salah peserta tersebut diberi hukuman dalam games ini sesuai fasilitator yang ingin perintahkan tetapi harus ingat gamesnya tidak boleh keluar dari materi yang dibahas oleh fasilitator sebelumnya. Tujuan dalam games ini adalah agar peserta mampu menanggapi semua informasi yang diberikan oleh fasilitator sebelumnya biasanya kadang-kadang ada beberapa peserta yang tidak menyimak apa pesan dari informasi yang dibicarakan oleh fasilitator.


Risk Management



Risk management 

Risk management adalah suatu sistem dalam memperhatikan dangan melakukan pegawasan risiko dan bagaimana menjaga harta benda dan hak miliknya tersebut dengan berbagai cara yang dilakukan dan mempunyai suatu keuntugan  bagi dirinya atas apa dengan kemungkinan yang timbulnya suatu kerugian karena adanya suatu permasalah yang harus dihadapi adanya resiko tersebut. Dalam risiko ini anda harus melakukan proses pengelolaan yang mencakupi semua kebutuhan da nada penilain begitu juga dalam hal pengendalian risiko tersebut untuk tidak mengancam kelangsungan usaha yang sudah dilakukan oleh anda sendiri dalam menunjang aktivitas anda sebelumnya. Dalam risk management ini adanya suatu pendekatan yang sudah dalam bentuk yang terstruktur untuk mengelola hal yang pasti dengan adanya suatu ancaman dan disertai adannya rangkaian aktivitas manusia. 

Risk management suatu risiko yang dikaitkan dengan adanya kemungkinan dalam hal kejadian atau keadaan yang dapat mengancam pencapaian dalam membentuk suatu tujuan dan sasarannya terhadap organisasi. Risk management berhubungan langsung dengan keterbukaan terhadap tindakan yang berdasarkan tindakan dengannya suatu kerugian nantinya. Jadi disini adanya suatu perbedaan yang terdapat antara dari tingkat risiko dengan tingkat kerugian itu berbeda definisi juga maksudnya itu kerugian sudah pasti ada sedangkan risiko itu kemungkinan dari sebuah kerugian. 

Risk management adalah suatu ukuran dalam risiko lebih besar atau lebih kecil. Risiko dapat diartikan ketidakpastian, maka risiko terbesar akan tejadi bila terdapat beberapa kemungkina hasil yang masing-masingnya itu terjadi dengan kemungkinan yang sama untuk terjadi. Risk management memungkin untuk terlibat secara efekif dalam menghadapi resiko dari peluang yang berhubungan untuk meningkatkan kemampuan organisasi dengan memberikan nilai tambah. Risk management komponen ini berkaitan dengan lingkungan dimana instansi dalam beroperasi. Risk management mampu menghubungkan suatu hal dalam menetapkan suatu objek berdasarkan tujuan tujuan agar dapat mengelola risiko. 

Risk management adalah hal yang dapat diartikan sebagai variasi dalam pencapaian objek yang dapat diterima. Dalam penerapan ini pelayanan harus ditentukan dengan besarnya yang telah dilaksanakan, sebagai tujuan bagaimana mengatur penyedian fasilitas tersebut telah terpenuhi dan disamping itu terdapat pula aktivitas suatu organisasi. Risk management mampu mengatur semua permasalah dalam mengambil suatu risiko apabila terjadinya kerugian yang memungkinkan itu ada dalam risiko.

komunikasi eksternal




Komunikasi eksternal dalam suatu organisasi

Komunikasi eksternal organisasi adalah komunikasi antar pimpinan oraganisasi dengan khalayak di luar organisasinya. Pada organisasi komunikasi ini lebih banyak dilakukan oleh kepala hubungan masyarakat (humas) dari pada pimpinan sendiri. Jika dilakukan oleh pimpinan hanyalah terbatas pada hal-hal yang dianggap apabila itu sangat penting dan kadang tidak bisa diwakilkan kepada orang lain, misalnya dengan menyangkut kebijakan organisasi. Sehingga dimana dapat dilakukan oleh kepada humas dalam kegiatan komunikasi eksternal ini. Komunikasi eksternal dapat dilakukan dengan hubungan yang timbal balik, yakni komunikasi organisasi kepada khalayak dan dari khalayak kepada organisasinya. komunikasi yang dilakukan dari organisasi ke khalayak itu memiliki hal yang bersifat infromatif, sehingga khalayak merasa bahwa dirinya mempunyai keterlibatan, setidaknya ada suatu hubungan yang dilakukan dalam berkomunikasi ini. Selanjutnya juga ada sebagai berikut yaitu komunikasi yang dapat dilakukan dari khalayak ke organisasi merupakan umpan balik menjadi suatu hasil dari kegiatan bagaimana mengatur  komunikasi yang dilakukan terhadap organisasi. Jika informasi yang disebarkan kepada khalayak itu dapat menimbulkan suatu dampak yang sifatnya kontroversial, maka disebut dengan opini public.

Komunikasi eksternal dapat berfungsi sebagai suatu pengendalian dalam organisasi yang dimana dalam fungisi itu membutuhkan proses dalam pematauan prestasi dan pengambilan prestasi dan pengambilan tindakan untuk menjamin hasil tindakan dan untuk menjamin hasil yang diharapkan. Fungsi pengendalian ini dalm berkomunikasi secara eksternal mampu untuk kita dalam mengendalikan pembicara kepada orang lain untuk menjadi pembentukan dalam kegiatan organisasi tersebut. Dalam lingkungan pengendalian harus diberikan suatu perhatian karena dengan kenyataan dari lingkungan pendalian ini yang mempunyai dampak besar. Komunikasi eksternal mempunyai suatu proses pengolahan juga terhadap organisasi didalamnya tejadi suatu tujuan dalam penetapan bagaiaman menunjang komunikasi ini menjadi lebih berkembang secara eksternal. Penempatan dalam komunikasi ini sangat berpengaruh terhadap penyusunan program pada organisasi. Bukan hanya sebagai penyusunan program yang biasa saja tetapi komunikasi eksternal ini mempunyai pengambilan keputusan apabila mengenai program yang dilaksanakan oleh organisasi.